Si Kecil nampak tumbuh dengan pesat. Sebagai Ibu, pasti muncul perasaan
takjub dan bangga melihatnya tumbuh sehat. Pada masa tumbuh kembang
ini, peran Ibu memang sangat penting dalam memastikan asupan nutrisi dan
energi yang tepat bagi si Kecil.
Pesatnya pertumbuhan harus dimbangi dengan pola makan yang baik. Si
Kecil harus makan 3 porsi kecil bernutrisi seimbang setiap harinya.
Plus, 2 kali snack di antara jeda makanan utamanya. Rutinitas
makan dan camilan tak hanya memberikan energi ekstra yang dibutuhkan
anak. Kebiasaan teratur ini juga akan membantu menciptakan selera makan
yang baik. Coba deh Ibu terapkan, dan si Kecil akan terbiasa merasa
lapar pada jam ia biasa diberi makanan.
Pemberian snack juga penting untuk menjaga asupan energi di
sela-sela waktu makan, dan mencegah si Kecil menjadi terlalu lapar.
Hati-hati ya Bu, lapar yang berlebihan justru bisa membuat si Kecil
enggan makan. Kebanyakan, balita membutuhkan jeda makan 1,5 - 2 jam
untuk membuatnya kembali merasa lapar.
Ciptakan juga suasana makan yang menyenangkan bagi anak. Variasi
makanan juga harus diperhatikan. Secara bertahap, ia pasti akan belajar
untuk mengunyah makanan dengan tekstur dan bentuk yang semakin mendekati
masakan keluarga. Bersabar dan nikmati setiap tahap pembentukan pola
makannya ya, Bu.
Bagaimana Pola Makan Berimbang Bagi si Kecil?
Sarapan
Kebiasaan sarapan akan membuat si Kecil memperoleh asupan energi dan
nutrisi untuk bekal memulai aktivitas hariannya. Pilih menu sehat yang
ringan dan mudah dicerna ya, Bu. Sereal gandum, bubur ayam, atau roti
bisa menjadi pilihan. Segelas susu sebagai penutup akan membuat asupan
energinya makin sempurna.
Makan Siang
Nah, untuk makan siang, biasakan memberinya makanan bernutrisi lengkap
yang kaya kandungan karbohidrat. Tak hanya nasi, Ibu bisa mencoba
variasi sumber karbohidrat seperti mie, pasta, atau roti. Untuk memenuhi
kebutuhan protein, jangan lupa beri si Kecil dengan daging, ayam,
telur, atau sumber protein nabati seperti kacang-kacangan. Begitu pula
dengan sayuran, sajikan variasi menu atau bentuk yang menarik bagi si
Kecil. Akhiri makan siang dengan sepotong kecil buah, segelas air atau
jus buah segar.
Makan Malam
Biasanya, porsi makan malam si Kecil agak lebih sedikit dibanding saat
makan siang karena perutnya sudah lumayan terisi dengan makanan dan snack sepanjang hari. Belum lagi, mood si Kecil biasanya mulai meredup karena mulai lelah setelah beraktivitas seharian.
Untuk kombinasi menu, tetap upayakan mengandung karbohidrat, protein,
serat, vitamin, mineral, dan air. Tak ada salahnya kok bila menu makan
malam dibuat sama dengan menu makan siangnya. Hanya porsinya saja yang
mungkin bisa sedikit Ibu kurangi.
Kombinasi Menu Makanan
Terkadang anak tertentu enggan makan sayur atau daging di malam hari.
Nah, coba siasati dengan memberinya menu sayur dan daging saat makan
siang. Sedangkan saat makan malam, Ibu bisa berikan menu ringan bergizi,
seperti sandwich keju, telur dadar, dan sejenisnya. Biasakan juga minum
susu sebelum tidur agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi dengan baik.
Camilan Sehat
Perut balita Ibu masih kecil, mungkin ukurannya hanya seperlima perut
Ibu. Jadi, porsi makan untuknya memang harus dibuat kecil, namun tetap
kaya nutrisi dan energi. Frekuensi makan juga harus diperhatikan agar
kebutuhan energinya selalu terpenuhi. Camilan sehat akan turut berperan
penting membuat ia tetap ceria dan bersemangat.
Sebaiknya, jangan terbiasa memberikan camilan instan yang kurang sehat. Coba berikan camilan alami bergizi, misalnya:
- Potongan buah
- Aneka camilan tradisional dari tepung beras
- Buah kering segar, seperti kismis, keripik apel, atau pisang
- Sayuran rebus, seperti wortel ukuran jari atau kuntum brokoli kecil
- Roti panggang
- Biskuit tawar
- Roti sandwich mini
- Potongan kecil keju
- Puding
- Aneka pasta porsi kecil
Biasakan Balita Minum Susu
Susu dapat melengkapi kebutuhan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan
balita Ibu. Untuk itu, biasakan minum minimal setengah gelas susu di
pagi dan sore/malam hari. Ibu juga bisa memberikan susu sebagai padanan snack, misalnya dalam bentuk puding.
Balita membutuhkan sekitar 2 – 2,5 (500 – 600 ml) gelas susu setiap
harinya, dan tentunya air putih. Jangan memberinya susu lebih dari 600
ml dalam sehari ya, Bu, karena kebiasaan minum susu berlebih akan
membuatnya kenyang dan kehilangan selera makan.
Selain jumlahnya, Ibu juga harus memperhatikan kandungan gizi pada susu
yang diberikan pada balita. Sebelum si Kecil berusia dua tahun, jangan
berikan ia susu rendah lemak karena kandungan energi dan vitaminnya
tidak mencukupi kebutuhan gizinya. Sebaiknya, berikan susu khusus balita
yang seringkali telah dilengkapi dengan zat besi dan vitamin penting
bagi pertumbuhannya.
cfrom: bbclub
Tidak ada komentar:
Posting Komentar