Hampir semua Ibu pasti tak sabar ingin mendengar celotehan lucu dari
sang buah hati. Ketrampilan yang satu ini memang penting sebagai modal
si Kecil berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Kadang sebagian anak
bisa mulai mengucapkan suku kata sederhana seperti la-la, bu-bu saat
memasuki usia 6 bulan. Namun, ada juga anak yang baru bisa mengucapkan
beberapa kata saat berusia 1 tahun.
Kemampuan berbicara setiap anak memang tidak sama, Bu. Sehingga secara
umum, tidak ada patokan usia khusus tentang kemampuan bicara. Ibu memang
harus memperhatikan setiap tahapan perkembangan si Kecil, namun juga
jangan terlalu khawatir saat si Kecil terlambat bicara.
Coba Ibu amati perkembangan ketrampilan si Kecil secara keseluruhan.
Terkadang anak yang terlambat berbicara, justru telah memiliki
perkembangan di area lain seperti kemampuan menyusun, mendorong, dan
beberapa kemampuan lain yang berhubungan dengan motoriknya. Hal ini bisa
saja terjadi, karena si Kecil terlalu fokus dengan kemampuan fisiknya
tersebut. Yang terpenting, terus berikan stimulasi yang tepat agar si
Kecil terdorong untuk belajar bicara.
Bagaimana cara memberikan stimulasi untuk belajar bicara?
- Tingkatkan kemampuannya berbahasa. Jika ia belum bisa mengucapkan satu kata dengan baik, cobalah untuk mengucapkannya dengan benar. Caranya dengan memberikan contoh pengucapan secara berulang-ulang. Agar tidak monoton, coba Ibu ucapkan sambil menggunakan irama nyanyian tertentu. Lagi-lagi, Ibu dituntut untuk selalu kreatif lho.
- Dengarkan setiap perkataannya, biasanya si Kecil akan bicara dengan kata yang kurang lengkap. Seperti makan, bisa saja ia mengucapkannya dengan “mam”. Coba untuk memberikan kata yang benar untuk memperbaikinya. Namun, lakukan secara bertahap dan jangan ada unsur paksaan ya, Bu.
- Jangan terlalu sering menggunakan baby talk, sebab akan membingungkannya.
- Selalu ajak si Kecil untuk berbicara dan bercerita, agar ia terstimulasi. Meskipun mungkin ia tak langsung merespon dengan perkataan, tapi semua cerita dan perkataan Ibu sebenarnya meresap ke dalam ingatannya.
- Membaca buku bersama adalah stimulasi efektif untuk mengajarinya berbagai kosa kata baru. Cara menyenangkan ini pun akan mendorong si Kecil untuk belajar bicara.
- Jangan ragu untuk mengucapkan beberapa patah kata baru kepadanya setiap hari.
- Berikan pujian untuk kata atau kalimat yang penggunaannya benar.
Kapan Kondisi Terlambat Bicara Harus Diwaspadai?
Orang tua boleh mulai waspada akan kemampuan bicara si Kecil jika ia
belum mengucapkan sepatah kata pun ketika menginjak usia 18 bulan.
Beberapa kondisi atau gejala lain yang dapat menjadi indikasi terlambat
bicara serius pada anak adalah:
- Ibu atau suami atau keluarga lain memiliki latar belakang kesulitan berbicara ketika kecil.
- Si Kecil kurang berinteraksi dengan Ibu dan tidak mengerti ketika diajak berbicara.
- Si Kecil tidak mampu menggumamkan kata-kata.
Jika masalah terlambat bicara yang serius terjadi pada buah hati Ibu,
jangan langsung panik. Cobalah berkonsultasi pada dokter atau psikolog
anak. Tak perlu khawatir, saat ini telah tersedia berbagai metode terapi
bicara untuk anak dengan berbagai kebutuhan khusus. Ibu juga harus
terus berbesar hati, karena jika Ibu optimis maka si Kecil pun akan
yakin untuk belajar bicara.
Setiap anak adalah anugerah, jadi nikmati semua tahapan perkembangannya dan atasi kendala dengan penuh kesabaran. A great mom always can get through it!
cfrom: bbelac
Tidak ada komentar:
Posting Komentar